Program Pemkot Sejalan Dengan Program IBI

Program Pemkot Sejalan Dengan Program IBI

TasikProgresif.  Angka kematian bayi di kota Tasikmalaya  dari thn 2016 sampai 2018 terus menurun, thn 2016 kematian bayi 16 kasus , thn 2017 kematian bayi 14 kasus  dan thn 2018 kematian bayi 9 kasus

Hal tersebut diungkapkan walikota Tasikmalaya  Budi Budiman kepada awak media usai membuka  peringatan HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Hotel Horizon Kota Tasikmalaya, Sabtu , (04/08)

Melalui HUT IBI diharapkan  dapat meningkatkan angka  harapan hidup bayi, sehingga  program seribu hari pertama kehidupan mulai dari  lahir sampai umur 2 tahun dapat tercapai

“ untuk mewujudkan program seribu hari pertama hidup membutuhkan  keterlibatan bidan, dan Dinas kesehatan  dan kami berencana bangun puskesmas lagi  “ katanya

Ia juga bersyukur di Kota tasikmalaya banyak lembaga pendidikan di bidang kesehatan seperti khususnya kebidanan bahkan sepriangan timur Poltekes ada di kota tasikmalaya

“ program Pemerintah Kota Tasikmalaya sejalan dengan program IBI yaitu  menurunkan angka kematian bayi” kata Budi Budiman

Saat di tanya wartawan mengenai dukungan anggaran terhadap program program IBI, Budi Budiman enggan ber komentar banyak

“ anggarannya ada di  Dinas kesehatan, saya tidak tahun secara rinci “ katanya

Sementara itu ketua IBI kota Tasikmalaya  Hj Atit Tadjimiati Am Keb.  Mkes mengatakan jumlah bidan yang ada di Tasikmalaya yang tercatat ada 800 dan itu sudah cukup atau sudah ideal

“ setiap kelurahan sudah memiliki 2 bidan kelurahan karena  1 bidan bertanggung jawab 5000 penduduk serta didukung  oleh bidan praktek mandiri atau swasta untuk itu pihaknya menjalin kemitraan dengan bidan praktek mandiri” kata Hj Atit

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *