Walikota Tasikmalaya : Sistem Zonasi Kikis Persepsi Sekolah Unggulan Dan Non Unggulan

Walikota Tasikmalaya :  Sistem Zonasi Kikis Persepsi Sekolah Unggulan Dan Non Unggulan

Kota Tasikmalaya-Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2018/2019 di kota tasikmalaya melakukan sisten zonasi, penerapan sistem ini bertjuan untuk menghapus dikotomi antara sekolah unggulan dan non unggulan

“ tujuan penggunaan sisten zonasi agar tidak ada lagi sekolah favorit dan non favorit ” kata kepala dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Acdiat Siswandi disela-sela sosialisasi kebijakan dan pedoman penerimaan peserta didik baru  tahun2018/2019 diaula setda kota tasikmalaya, kamis (24/05)

Sistem zonasi ini, lanjut Achdiat akan mendorong calon siswa untuk bersekolah di lokasi paling dekat, selain itu juga pemerintah akan memberikan poin 25 bagi siswa yang rumah satu kelurahan dengan sekolah, 10 poin sat kecamatan dan 5 poin antara kecamatan sedang untuk luar kota tasimalaya poin nol.

“ poin-poin tersebut bakal diakumulasikan dengan nilai akademik” katanya

Sementara itu walikota tasikmalaya Budi Budiman mengharapkan dengan isitem zonasi bisa mengikis  anggapan atau persepsi masyarakat tentang adanya sekolah unggulan dan non unggulan

“ penerapan sistem zonasi bertujuan pemerataan sekolah dan dalam rangka meningkatkan kualitas sekolah di masing-masing daerah” kata walikota tasikmalaya Budi Budiman

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *